Monday, September 28, 2009

CURURURUT CUUU CUUUU..~~ *gak jelas

udah lamaaaaaa banget gak nulis.. uhuy! binallers aga kareba??? 
datang2 mau langsung curhat nihhh ( maklum, dulu saya pentolan the curhatters )
tapi curhat kali ini gak panjang2 kok, cukup satu laguu hehe.

judulnya IVONE MARSHAA ( udah banyak lagu saya judulnya kek gini, hahahaha )

its never been easy to be strong , but its never been easy to cry.
its never been easy to stand up when i fall, and i fall often.
its never been easy to taking life easy, i wonder why
i repeated the word thousand times, until its meaningless
and now its not easy even just to say easy

but with you.. its easy to be strong, cause you'll always shed my tears
and with you.. its easy to stand up, cause you'll hold my arms and wont let me fall
with you.. smile would never be missed from my face, oh girl
you make it easy

there will always be rain on me, yet you are my rainbow
there will be a thousand ways to be step on, you are my sign
like a sun in the morning and stars in the sky
you make it easy

oh with you.. its easy to be strong, cause you'll always shed my tears
and with you.. its easy to stand up, cause you'll hold my arms and won't let me fall
with you.. smile would never be missed from my face, oh girl
you make it easy


Tuesday, July 21, 2009

Manusiawi?

ma·nu·si·a·wi a bersifat manusia (kemanusiaan)


Kata manusiawi ini kadang kadang menggangu pikiran saya, seperti apakah sebenernya yang dinamakan bersifat seperti manusia?.
Klo saya pikir2, makan, minum, tidur, senang, sedih itu merupakan sifat2 manusia dan berarti manusiawi kalau kita melakukannya. Lalu bagaimana dengan mengumpat, berbohong, dan memaksa? saya rasa itu juga sifat manusia dan berarti, manusiawi kalau kita melakukannya.

Membunuh, Menyiksa, Meneror, Menipu, Mencuri, Korupsi, Apatisme, Tidak tau diri, Mengkritik tanpa instrospeksi.
MANUSIAWI JUGA KAN???

Jangan salahkan orang membunuh atau menyiksa, karena (menurut cerita yang saya dpatkan sewaktu kecil) pembunuhan itu sudah terjadi bahkan sebelum adanya acara perkawinan pertama. Sampai sekarang sepertinya sifat "pembunuh" itu sudah semakin melekat didalam makhluk yang namanya manusia, manusiawi kan?

Jangan mencaci maki para penipu, pembohong, pencuri, atau koruptor. Karena mungkin kita bisa menjadi mereka yang selanjutnya. Dari beberapa percakapan jujur dengan beberapa orang yang sudah bekerja, saya bisa memahami bahwa yang namanya korupsi itu adalah budaya, satu orang tidak korupsi bisa saja seratus orang yang lain kehilangan pekerjaan. well, emang tidak korupsi itu adalah tindakan benar dan memang pantas buat para koruptor untuk kehilngan pekerjaannya.
Tapi saya tidak membicarakan benar atau salah, saya sedang mencoba untuk bertanya secara jujur pada diri saya yang kata orang medan "bengak" ini. Dan bagi saya semua itu manusiawi.

Apatisme? itu maksudnya adalah tidak peduli dengan orang lain disekitar.
"mereka tidak pernah peduli pada saya, ngapain saya peduli?" jadilah lingkungan yang gelap tidak bercahaya.
"mereka tidak pantas untuk saya pedulikan!" jadilah rumah anda tidak bercahaya
"saya peduli kok, tapi suka lupa dan menyepelekan" anda menggelapkan rumah orang lain.
yah, walau bagaimanapun buat saya semua itu manusiawi, saya memang berharap untuk diingat dan dipedulikan. Tapi saya tidak pernah menyalahkan yang lupa mengingat atau lupa peduli. Semua manusiawi

robin : semua itu manusiawi klo menurut aku
lawan bicara : klo buatku tidak semuanya manusiawi
robin : seperti apa misalnya?
lawan bicara : hmm, misalnya orang2 membunuh yang tidak berdosa
robin: hah? membunuh nabi?
lawan bicara : dodol!
lawan bicara : membunuh bayi gitu misalnya
robin : oohhh
lawan bicara : itu tidak manusiawi
robin : klo buatku, itu memang kejam, sifat tapi manusiawi
lawan bicara : mana bisa, itu perbuatan setan
lawan bicara : klo manusia, gak akan tega buat ngelakuin hal itu
robin : berarti itu manusia melakukan tindakan secara setaniawi
robin : banyak banget yang setaniawi
robin : lama2 semua itu jadi manusiawi
lawan bicara : tapi aku sendiri juga manusia, dan aku tidak melakukan hal begitu
robin : memang, aku juga
lawan bicara : berarti menurutmu kita tidak manusiawi?
robin : manusiawi lah! kan masih banyak sifat manusia lainnya yang ada di kita
robin : susah untuk bersikap berdasarkan nilai manusiawi, tidak bakal jelas yang mana benar dan salah
lawan bicara : jadi gimana dong? km sih, semua dibilang manusiawi
robin : ya klo aku, gak jadi manusia juga gak papa
robin : aku jadi robin aja, bersikap seperti apa yang aku percaya. "ROBINIAWI"
lawan bicara : dodol km emang!
robin : hahahahaha, eh, bersikap berdasarkan apa yang dipercaya itu juga manusiawi loh!
robin : bahkan dalam beragama aja orang pasti mengikuti hanya apa yang dia percaya, apa yang mereka bilang benar
lawan bicara : iya dah iya.. terserah kamu

Sunday, February 1, 2009

Ajari saya menjadi jahat

Baru kali ini saya benar2 ingin menjadi jahat. Ya, tolong siapa saja ajari saya menjadi jahat!!
Baru kali ini saya merasa gak enak masih punya kebaikan dihati. Siapa saja tolong ambil saja semua kebaikan dihati saya...

Dari 4 kota yang saya kunjungi selama liburan, ada satu kesamaan disana

" Anak jalanan dan Pengemis "

Saya berhenti di lampu merah, ada anak jalanan.. Saya pergi makan, banyak pengemis, saya pergi ke toilet umum, saya pergi ke Mall, nunggu angkot, semua tidak lepas dari keberadaan anak jalanan dan pengemis.

Saya benci merasa iba, tapi tak bisa apa2
Saya senang bisa membantu, tapi mereka begitu banyak
Kalau bisa saya ingin semua sisa2 kebaikan yang mungkin hanya sedikit ada pada saya, semua hilang.
Daripada punya keinginan, tapi pada kenyataan hanya bisa menatap iba.

Banyak yang menyalahkan mereka
" Kenapa mereka gak mencari pekerjaan aja sih? "
" mereka kan masih muda dan kuat, pasti bisa dapet kerjaan "
" Ah, mereka hanya kumpulan orang2 malas "

Walaupun banyak juga yang mengeluh
" Duh, susah banget cari kerja, padahal sudah S1 "
*gimana dengan mereka yang gak sekolah?
" Duh, panas banget sih diluar, males ah mau jalan "
*gimana dengan mereka yang ngamen di jalanan ditengah terik matahari?

Banyak yang berdalih tentang mereka
" Liat deh, itu pasti kakinya buntung bohong2an "
*padahal banyak yang menipu, pake dasi, duduk nyaman, dan dijilati
" Ih, anak2nya pake dibawa2 segala biar orang kasihan "
*padahal banyak yang masih menggunakan surat dokter palsu hanya buat sekedar ikut ujian susulan

Bahkan saya pun berdalih bahwa jumlah mereka begitu banyak untuk bisa saya bantu.
Saya sudah tak bisa berfikir.


Jadi lebih baik ajari saya menjadi jahat

Wednesday, January 14, 2009

The Quote

" Jika Tuhan mahakuasa dan tiada sesuatu apapun yang dapat terjadi diluar kehendaknya, maka bagaimana mungkin makhluk dapat disalahkan atas dosa-dosanya? "

Tulisan diatas saya ambil dari review sebuah buku yang berjudul " Setan Menggugat Tuhan ".
Setelah membaca tulisan itu secara pribadi saya merasa TAKUT. Takut banget, karena berdasarkan logika saya yang sekelas kacang koro- koro kata2 diatas adalah LOGIS.

Saya berfikir lumayan lama tentang kata2 diatas ( yaahh, kira2 sepuluh menitan lah! *waktu segitu sudah temasuk lama buat otak saya bisa berfikir ). Akhirnya, saya menyimpulkan untuk membenarkan kata2 diatas! ya, saya setuju dengan kata2 diatas, karena logika saya tidak bisa menyalahkan quote tersebut.

Apakah itu berarti saya berpendapat bahwa perbuatan dosa itu tidak terlarang?
Saya jadi takut.. hampir menangis.
Tapi saya gak bisa memungkiri klo logika saya tidak bisa menyangkal.

Saya membaca kutipan tersebut berulang2, bahkan saya simpan sebagai note di handphone.
Saya hanya ingin mengerti... Mungkin di bukunya akan dijelaskan apa sih yang jadi pemikiran si penulis di dalam kata2 itu. Tapi saya gak nemu bukunya. Dan saya menjadi semakin takut, karena saya merasa bahwa saya telah menghalalkan dosa.
(09.32 PM, saya belum berani untuk nge publish tulisan saya )





(10.45 AM)

Jika Tuhan mahakuasa dan tiada sesuatu apapun yang dapat terjadi diluar kehendaknya

Tuhan memang mahakuasa! Saya percaya dengan seluruh jiwa, raga, cinta, keringat, darah, dan airmata...
Dan tidak ada sesuatu apapun yang bisa terjadi jika Tuhan tidak menginginkannya, saya percaya hal ini sampai mati.
Yang membuat saya hampir menangis... dosa itu terjadi, apakah Tuhan menginginkannya? karena berdasarkan logika saya, jika Tuhan tidak menginginkan makhluknya berbuat dosa, maka tidak akan bisa makhlukNYa berbuat dosa.

bagaimana mungkin makhluk dapat disalahkan atas dosa-dosanya?

jika hanya melihat sepotong kutipan itu, saya akan menjawab " Karena Tuhan tidak menginginkan makhlukNya melakukan dosa "
kali ini saya benar2 menangis...
karena secara tidak langsung saya menyangkal kemahakuasaan Tuhan.
Saya menghianati diri sendiri, menyimpang dari apa yang saya percaya, dan gak tau harus percaya yang mana
saya mulai menyalahkan keterbatasan logika
menyalahkan kebodohan diri
menyalahkan diri sendiri " kenapa saya harus mambaca kutipan tersebut tanpa bisa membaca bukunya secara komplit?" bahkan kali ini saya menyalahkan nasib.
penulisnya pun ikut saya persalahkan.





(00.28)

Saya menangis lagi...
setan sedang curhat dengan saya..
Jika setan selalu disalahkan atas perbuatan dosa manusia, lalu siapakah yang harus disalahkan atas perbuatan setan??
air mata saya tidak bisa berhenti..

karena semakin lama saya semakin menghujat Tuhan!!

Ya Allah... ampunilah hambamu yang bodoh ini...
keterbatasan logika hamba tidak bisa untuk mengungkap ilmu yang kau tebar di dunia

logika saya semakin meracau... dan ketakutan saya bertambah karena tidak ada yang terasa salah dengan logika saya.
Saat ini saya merasa ingin tak berlogika.. tak berfikir dan tak perduli..
tapi air mata ini tak bisa berhenti..





(03.12 AM )

" Jika Tuhan mahakuasa dan tiada sesuatu apapun yang dapat terjadi diluar kehendaknya, maka bagaimana mungkin makhluk dapat disalahkan atas dosa-dosanya? "


kehendak Tuhan...

Kini air mata saya sudah berhenti, tapi saya tak bisa berhenti memikirkan kutipan itu.
kehendak Tuhankah dosa itu?
kenapa saya bersusah payah menjauhkan diri dari dosa?
kenapa saya berusaha berbuat baik?

yang saya tau, Tuhan tidak suka orang berbuat dosa
yang saya tau, Tuhan senang akan orang yang berbuat baik
yang saya tau, perbuatan dosa dan baik itu ada
yang saya percaya, tidak mungkin sesuatu terjadi diluar kehendak tuhan

jadi apakah yang dikehendaki oleh Tuhan?
dosakah, atau perbuatan baikkah?
atau dua2nya?

ternyata saya sudah lupa
saya tidak peka, bahkan terhadap diri sendiri
buat saya, Tuhan menginginkan makhluknya untuk belajar
belajar hidup... ya! belajar hidup!
saya sering menyebut2 kata belajar, tapi saya lupa
saya sering menyinggung2 kata hidup, tapi saya lalai
dan saya masih tidak banyak belajar

saya menangis lagi...

Ini si BINAL itu!!

Ini si BINAL itu!!
yeah!! rock on, BINALERS!!

Tentang Saya

" When everyone shoutin' bout how extraordinary world they have been livin' with very ordinary self of them, I would proudly say * Saya cuman seorang pemuda BINAL di dunia yang tak kalah BINAL *

- = I'm sorry aku gak love you lagi = -

NALnalBINALnalNAL~~

  © Blogger template 'Blue Greens' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP